Onenews||Aceh Timur – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Timur terus mengintensifkan pengaturan arus lalu lintas di kawasan posko induk penanganan bencana banjir bandang dan longsor.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan serta mobilitas kendaraan darurat di tengah kondisi infrastruktur yang terdampak bencana.
Sejumlah personel Dishub disiagakan di titik-titik strategis jalur keluar masuk posko induk. Pengaturan dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah kepadatan kendaraan, khususnya armada logistik, ambulans, dan kendaraan relawan yang datang silih berganti membawa bantuan bagi warga terdampak.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Timur Zulkifli,ST,.MH menyampaikan, pengendalian lalu lintas di sekitar posko menjadi bagian penting dari upaya mendukung penanganan darurat. Menurutnya, kelancaran akses transportasi sangat menentukan kecepatan penyaluran bantuan dan efektivitas proses evakuasi.
Selain pengaturan arus lalu lintas, Dishub Aceh Timur juga memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya untuk mengamankan jalur-jalur utama dan alternatif yang terdampak banjir dan longsor.
Upaya tersebut dilakukan mengingat sejumlah ruas jalan masih mengalami kerusakan dan berpotensi menghambat pergerakan kendaraan.
Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan akses transportasi terputus di beberapa titik. Kehadiran Dishub di lapangan dinilai krusial dalam menjaga keteraturan lalu lintas, khususnya di kawasan posko induk yang menjadi pusat koordinasi dan distribusi bantuan.
Dishub Aceh Timur memastikan pengaturan lalu lintas akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat bencana, sebagai bagian dari komitmen mendukung percepatan penanganan dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak



