Wabup Aceh Timur Tak Hadir di Buka Puasa Bersama Forkopimda, Prokopim Beri Klarifikasi Soal Undangan

  • Bagikan

Onenews – Aceh Timur — Wakil Bupati Aceh Timur tidak dapat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Forkopimda dan masyarakat yang digelar di Pendopo Wakil Bupati di Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.Sabtu,(14/03/26).

Ketidakhadiran Wakil Bupati tersebut disebabkan karena dirinya sedang berada di luar kota bersama keluarga pada saat kegiatan berlangsung.

Menanggapi isu yang beredar terkait dirinya tidak diundang dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Aceh Timur menjelaskan bahwa memang tidak ada undangan khusus yang ditujukan kepadanya.

Namun, hal itu dinilai wajar karena kegiatan tersebut merupakan agenda resmi pemerintah daerah yang menjadi bagian dari peran utama Bupati dan Wakil Bupati.

Menurutnya, dalam kegiatan pemerintah daerah seperti itu, kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak harus menerima undangan secara khusus karena keduanya merupakan bagian dari tuan rumah kegiatan.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Aceh Timur, Muhammad Iqbal, S.STP., M.AP, turut memberikan klarifikasi terkait polemik yang berkembang.

Iqbal menjelaskan bahwa selain undangan resmi kepada sejumlah pihak, informasi mengenai kegiatan buka puasa bersama tersebut juga telah diumumkan secara luas melalui berbagai grup WhatsApp.

Ia menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang bersifat umum, sehingga secara protokoler Bupati dan Wakil Bupati tidak perlu menerima undangan khusus.

“Ini adalah kegiatan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Secara protokoler, Bupati dan Wakil Bupati tidak diundang secara khusus karena keduanya merupakan bagian dari tuan rumah kegiatan,” ujar Iqbal.

Menurutnya, dalam berbagai kegiatan pemerintahan lainnya, kepala daerah dan wakil kepala daerah juga kerap hadir tanpa adanya undangan resmi karena mereka merupakan unsur utama dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah.

Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama tersebut bukan kegiatan teknis yang diselenggarakan oleh satu instansi tertentu, melainkan agenda pemerintah kabupaten secara keseluruhan, di mana peran utama berada pada Bupati dan Wakil Bupati.

“Fokus panitia adalah memastikan kegiatan berjalan tertib dan sukses, sehingga seluruh tamu dari berbagai unsur yang hadir dapat terlayani dengan baik,” katanya.

Iqbal juga berharap polemik terkait isu undangan tersebut tidak diperbesar atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang dapat mengganggu keharmonisan pemerintahan daerah.

“Kami berharap isu ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Mari kita tetap fokus pada pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keharmonisan dalam membangun Kabupaten Aceh Timur,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: