Onenews||Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja ke Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin sore (9/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Al-Farlaky menyerahkan santunan kepada anak yatim sekaligus meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Bupati juga membawa bantuan kursi roda untuk lansia yang sedang sakit.
Kedatangan rombongan Bupati disambut oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Sosial, unsur Muspika Banda Alam, serta perangkat gampong setempat.
“Kita datang dalam beberapa rangkaian kegiatan. Di antaranya menyantuni anak yatim sembari juga membawa bantuan sembako bagi anak yatim dan penghuni huntara dan membawa kursi roda untuk warga yang membutuhkan,” kata Al-Farlaky saat diwawancarai awak media di lokasi.
Bupati menjelaskan, kunjungan kerja ke kawasan pedalaman Aceh Timur tersebut juga bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan hunian sementara bagi warga yang kehilangan rumah akibat banjir.
Menurut laporan yang diterimanya, terdapat 58 unit hunian sementara yang dibangun di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 40 unit telah rampung, sementara 18 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Ada 58 unit yang dibangun di sini oleh BNPB dengan model insitu. Dari laporan pihak BNPB, masih ada 18 unit yang sedang dalam pengerjaan. Ditargetkan empat hari menjelang Lebaran semuanya sudah tuntas,” ujar Al-Farlaky.
Selain itu, Bupati menyebutkan progres pembangunan huntara di Aceh Timur secara keseluruhan telah mencapai sekitar 80 persen. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam proses distribusi material ke wilayah pedalaman.
Meski demikian, ia memastikan pembangunan huntara akan terus dikebut agar dapat rampung sepenuhnya sebelum Hari Raya.
“Kita dari Pemerintah Daerah bersama BNPB terus mendorong vendor agar memacu pembangunan. Target kita harus selesai sebelum hari raya,” tegasnya.
Al-Farlaky juga meminta kepada masyarakat penghuni huntara untuk segera melaporkan apabila terdapat kerusakan pada bangunan, seperti atap bocor, dinding rusak, atau kondisi lain yang membuat hunian tidak layak ditempati.
“Kalau ada yang bocor atapnya, dindingnya rusak, atau kerusakan lain yang tidak layak ditempati, segera laporkan dan sampaikan komplain kepada vendor agar segera diperbaiki,” katanya.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat yang belum terdata sebagai korban banjir agar segera melaporkan kepada keuchik dan camat untuk diusulkan pada tahap selanjutnya.
“Kita membuka ruang bagi masyarakat yang merasa belum terdaftar sebagai korban terdampak banjir untuk diusulkan kembali. Program rehabilitasi dan rekonstruksi ini akan berjalan secara bertahap selama tiga tahun ke depan,” jelas Al-Farlaky.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan dana stimulus bagi korban banjir akan segera dicairkan setelah proses verifikasi data (clear and clean) rampung.
“Jika semua data sudah selesai dan tidak ada kendala, insyaAllah dalam minggu ini bantuan akan dicairkan melalui rekening BSI. Kita minta masyarakat bersabar dan semoga proses bantuan ini berjalan lancar tanpa masalah di kemudian hari,” pungkas Bupati Al- Farlaky.












